Author: Ani Nur Khabibah

  •  19 Oktober : Hari Tulang dan Sendi Anak Sedunia

     19 Oktober : Hari Tulang dan Sendi Anak Sedunia

    Sejarah Hari Tulang dan Sendi Anak Sedunia, menurut National Today, diperingati untuk pertama kalinya pada tahun 2012. Peringatan ini saat ini berpusat pada kekurangan vitamin D pada pertumbuhan anak.

    Berbagai studi dan penelitin telah dilaksanakan setelah adanya perayaan hari tulang dan sendi anak. Sebuah studi tahun 2016 dari The Global Burden of Disease bahkan menyatakan bahwa penyakit muskuloskeletal adalah penyebab utama disabilitas di seluruh dunia.

    Ortopedi atau ilmu tentang penyembuah tulang,  persendian, dan bagian tubuh lainnya yang tidak simetris, sudah ada sejak 1741, meskipun baru diperingati pada 2012. Nicolas Andry, seorang profesor mata kuliah obat-obatan di University of Paris, adalah orang pertama yang menggunakan istilah ini. Dia mengacu pada istilah ortopedi yang berkaitan dengan pengobatan dan perbaikan gangguan muskuloskeletal.

    Andry kemudian menulis buku yang menjadi panduan bagi beberapa orang tua untuk mencegah anak-anaknya mengalami masalah muskuloskeletal. Pada tahun 1780, Jean-Andre Venel mendirikan institut ortopedi pertama di dunia, 40 tahun kemudian.

    Sejak saat itu, bidang kedokteran ortopedi terus berkembang. Selain berkembang dalam bentuk penanganan medis, masalah tersebut juga menjadi perhatian masyarakat.

    Nutrisi untuk tulang yang kuat dan sendi yang sehat

    1.Vitamin D

    Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor. Tubuh kita memproduksi vitamin D secara alami ketika kita terpapar sinar matahari. Orang dewasa membutuhkan kira-kira 10 mikrogram vitamin D setiap hari.

    Ada beberapa sumber Vitamin D

    • Salmon
    • Ikan trout
    • Ikan putih
    • Tuna
    • Telur
    • Jamur
    • Susu
    • Sereal

    2. Kalsium

    Mikronutrien ini sangat penting untuk menjaga agar tulang dan sendi tetap sehat. Karena tubuh kita tidak bisa memproduksi kalsium, kalsium akan diserap dari makanan yang Anda konsumsi.

    Sumber-sumber kalsium di antaranya adalah:

    • Roti dan makanan berbahan dasar tepung yang diperkaya kalsium
    • Keju, susu, dan produk berbahan dasar susu lainnya
    • Kacang-kacangan
    • Sayuran berdaun hijau
    • Tahu
    • Kacang kedelai

    Hubungi dokter Anda mengenai suplemen vitamin D jika Anda khawatir akan kecukupan vitamin D dalam diet Anda.

    2. Asam lemak omega-3
    Terdapat tiga tipe asam lemak omega-3 yang memiliki efek anti-radang yang ampuh.

    1. asam alfa linolenat (alpha-linolenic acid/ALA)
    2. asam eikosapentanoat (eicosapentaenoic acid/EPA)
    3. asam dokosaheksaenoat (docosahexaenoic acid/DHA)

    Sumber-sumber Asam lemak omega-3 dapat ditemukan di:

    • Kacang kenari
    • Salmon
    • Sarden
    • Biji rami
    • Minyak kanola
    • Biji chia

    4. Polifenol
    Sifat antioksidan pada polifenol dapat membantu mengurangi radang sendi. Dengan asupan polifenol yang lebih tinggi, risiko fraktur dapat diperkecil seiring meningkatnya kepadatan massa tulang.

    Sumber-sumber Polifenol di antaranya adalah:

    • Buah beri-berian
    • Apel
    • Ceri
    • Anggur
    • Lemon
    • Brokoli
    • Wortel
    • Kentang
    • Bayam
    • Tahu
    • Tempe
    • Susu kedelai
    • Kacang almon
    • Kacang kenari
    • Kacang pecan
    • Biji rami
    • Oat
    • Tanaman herba
    • Bumbu
    • Teh hijau, hitam, dan jahe
    • Bubuk kakao
    • Cokelat hitam

    Baca juga artikel tentang makanan dan minuman yang bisa cegah Sarkopenia di sini

    referensi: 

    https://gleneagles.com.my/id/health-digest/, dakses pada 30 Sepetember 2023

    https://dinkes.madiunkota.go.id, diakses pada 30September 2023

  • Pencegahan Stunting pada Generasi Penerus

    Pencegahan Stunting pada Generasi Penerus

    Tahun 2023 akan terjadi Bonus demografi Indonesia dengan angkatan usia produktif (15-64 tahun). Ini akan mencapai 68% dari total populasi dan angkatan tua (65 ke atas) sekitar 9% dari total populasi.

    “Presiden Joko Widodo juga mengatakan pemerintah terus bekerja pencegahan stunting, memastikan bahwa setiap anak Indonesia dapat lahir dengan sehat, dapat tumbuh dengan gizi yang cukup, bebas dari stunting atau tumbuh kerdil,” ungkap Rosarita Niken Widiastuti, Plt. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    Apa saja program resmi yang dilakukan pemerintah untuk menangani pencegahan stunting?

    Ada 13 kementerian yang bertanggung jawab untuk mencegah stunting, menurut Peraturan Presiden No. 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi. Sampai tahun 2019, pemerintah menetapkan 160 Kabupaten/Kota dengan 1.600 desa sebagai daerah prioritas penanganan stunting. Pemerintah memulai program Peningkatan Gizi Masyarakat melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk meningkatkan status gizi anak. Di Papua dan Papua Barat, Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa 725 ribu ibu hamil mendapatkan PMT untuk ibu hamil dan balita kurus, dan 514 Kabupaten/Kota menerima Surveilans Gizi dan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD).

    Apa itu Stunting?

    Stunting adalah keadaan ketika seorang anak lebih pendek dari rata-rata usianya. Ini menunjukkan masalah gizi jangka panjang selama masa pertumbuhan, biasanya selama dua tahun pertama kehidupan. Ketika anak tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhannya, itu bisa menyebabkan stunting.

    Penyebab Stunting

    Stunting memiliki berbagai penyebab, termasuk:

    • Kurangnya Asupan Gizi: Kurangnya asupan gizi yang mencukupi selama masa pertumbuhan awal adalah penyebab utama stunting. Anak-anak memerlukan nutrisi esensial seperti protein, zat besi, kalsium, vitamin, dan mineral lainnya untuk tumbuh dengan baik.
    • Infeksi yang Berulang: seperti diare dan infeksi saluran pernapasan yang sering terjadi pada anak-anak dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan pertumbuhan mereka.
    • Kurangnya Akses ke Air Bersih dan Sanitasi: Air bersih dan sanitasi yang buruk dapat menyebabkan infeksi yang dapat mempengaruhi kesehatan anak dan kemampuan tubuhnya untuk menggunakan nutrisi dengan efisien.
    • Kemiskinan dan Ketidaksetaraan: Keluarga yang hidup dalam kemiskinan seringkali memiliki akses terbatas ke makanan bergizi dan layanan kesehatan, yang dapat meningkatkan risiko stunting.

    Dampak Stunting

    Stunting memiliki dampak serius pada perkembangan anak-anak. Beberapa dampaknya meliputi:

    • Gangguan Pertumbuhan Fisik: Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki tinggi badan yang lebih pendek, yang dapat berdampak pada kesehatan mereka sepanjang hidup.
    • Keterlambatan Kognitif: Stunting juga dapat memengaruhi perkembangan kognitif anak-anak, memengaruhi kemampuan mereka untuk belajar dan berpikir.
    • Kemungkinan Penyakit Kronis: Anak-anak yang mengalami stunting memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung di kemudian hari.
    • Risiko Kematian Lebih Tinggi: Stunting dapat meningkatkan risiko kematian pada anak-anak, terutama jika mereka mengalami infeksi serius.

    Cegah Stunting?

    Mencegah stunting memerlukan upaya bersama dari individu, keluarga, komunitas, dan pemerintah. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah stunting meliputi:

    Pemberian Nutrisi yang Adekuat: Pastikan anak-anak menerima makanan yang bergizi dan kaya akan vitamin dan mineral penting.

    Pendidikan Gizi: Edukasi tentang gizi yang tepat untuk orang tua dan masyarakat dapat membantu dalam pemilihan makanan yang lebih sehat.

    Akses ke Air Bersih dan Sanitasi: Meningkatkan akses keluarga terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi yang aman adalah penting untuk mengurangi risiko infeksi.

    Pelayanan Kesehatan yang Terjangkau: Meningkatkan akses ke pelayanan kesehatan dasar dapat membantu mendeteksi dan mengatasi masalah gizi pada anak-anak.

    Stunting adalah masalah global yang memerlukan perhatian dan tindakan. Dengan upaya pencegahan stunting yang tepat, kita dapat melindungi anak-anak dari efek buruk stunting. Dan pastinya memberikan mereka peluang untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat. Orang tua wajib memperhatikan gizi anak bukan hanya makanan pokok. Cemilan yang dimakan oleh anak dalam kesehariannya juga wajib di perhatikan oleh orangtua.

    Referensi:

    https://www.kominfo.go.id/content/detail/17436/kominfo-ajak-masyarakat-turunkan-prevalensi-stunting/0/sorotan_media, diakses pada 26 September 2023

  • Makanan dan minuman ini bisa cegah Sarkopenia?

    Makanan dan minuman ini bisa cegah Sarkopenia?

    Apa itu Sarkopenia?

    Sarkopenia adalah kondisi yang menyebabkan penurunan kinerja fisik pada orang yang berusia 60 tahun ke atas karena penurunan massa otot. Hal ini dapat terjadi karena asupan protein yang kurang pada orang tua. Karena itu, disarankan agar orang tua mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak protein untuk cegah sarkopenia.

    Kehilangan massa otot rata-rata 8% per tahun memasuki usia 40 tahun, dan ini meningkat hingga 15% per tahun saat mulai memasuki usia 70 tahun. Gejala paling umum dari sarkopenia ini adalah tubuh menjadi sangat lelah dan kehilangan stamina.

    Bagaimana cara menghindari sarcopenia ini?

    Meningkatkan asupan protein sambil melakukan aktivitas fisik adalah solusinya.

    Melakukan aktivitas fisik sering membuat otot bergerak. Setiap minggu, lansia harus berolahraga setidaknya 150 menit dengan intensitas sedang atau 75 menit dengan intensitas berat. Bisa dibagi menjadi tiga puluh menit per hari selama lima hari.

    Olahraga yang meningkatkan fleksibilitas, kardiovaskular, kekuatan otot, dan keseimbangan adalah wajib bagi lansia. Salah satu contoh olahraganya adalah marching di kursi hingga variasi latihan angkat beban yang sederhana menggunakan dumbbell atau botol air minum.

    Mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak protein membantu menjaga dan membentuk massa otot. Menjaga kekebalan tubuh, memperbaiki sel dan jaringan yang rusak, memproduksi hormon, dan berfungsi sebagai sumber energi adalah manfaat protein lainnya yang sangat penting bagi orang tua.

    Berikut adalah beberapa makanan yang cukup tinggi protein yang bagus untuk mencegah Sarkopenia

    1. Daging: Ayam, ikan, dan daging tanpa lemak adalah sumber protein hewani yang baik.
    2. Tofu dan Tempeh: Ini adalah sumber protein nabati yang kaya akan asam amino esensial.
    3. Telur: Telur adalah sumber protein lengkap yang juga mengandung banyak nutrisi penting lainnya.
    4. Susu dan Produk Susu: Yogurt rendah lemak dan susu rendah lemak adalah sumber protein yang bagus.
    5. Kacang-kacangan dan Biji-bijian: Kacang-kacangan seperti almond, kacang merah, dan biji bunga matahari adalah pilihan yang kaya protein untuk diet vegetarian.
    6. Suplemen Protein: Jika Anda sulit memenuhi kebutuhan protein Anda melalui makanan, pertimbangkan untuk menggunakan suplemen protein, tetapi konsultasikan terlebih dahulu dengan profesional kesehatan.

    Selain meningkatkan asupan protein, penting juga untuk menjaga pola makan seimbang yang mencakup berbagai nutrisi lainnya dalam program cegah Sarkopenia. Ini termasuk serat, vitamin, mineral, dan lemak sehat. Mengonsumsi makanan seimbang akan membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan dan mencegah masalah nutrisi lainnya yang dapat mempengaruhi kesehatan otot Anda.

    Referensi :

    https://www.alodokter.com/mengenal-sarkopenia-dan-cara-pencegahannya, diakses pada 22 September 2023

    Setiawan Darryl dan Gessal Joudy : Physical and Rehabilitation Department of Sam Ratulangi University Manado

  • 7 BUAH BAIK UNTUK PENDERITA DIABETES 

    7 BUAH BAIK UNTUK PENDERITA DIABETES 

    Sangat penting bagi penderita diabetes untuk memperhatikan makanan yang mereka konsumsi, terutama jika makanan tersebut mengandung karbohidrat. Tubuh mengubah karbohidrat menjadi gula, dan konsumsi karbohidrat yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan gula darah yang tidak aman. Mengonsumsi buah-buahan dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan energi Anda tanpa meningkatkan gula darah. Beberapa jenis buah yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah sebagai berikut:

    1. Bery

    Buah-buahan golongan beri, seperti stroberi dan blueberry, memiliki anstioksidan, vitamin, dan serat yang baik untuk mengontrol gula darah.

    2. Anggur

    Anggur mampu menurunkan kadar gula darah dan kaya akan antioksidan, membuatnya salah satu buah terbaik untuk penderita diabetes.

    3. Apel

    Apel memiliki indeks glikemik yang rendah, vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi, dan serat yang tinggi, sehingga membantu mencegah kadar gula darah yang meningkat secara signifikan.

    Sebaliknya, serat apel menurunkan kolesterol, memperlambat penyerapan nutrisi seperti gula ke dalam darah, dan membuat perut kenyang lebih lama. Ketika Anda mengonsumsi apel, pastikan untuk tidak mengupas kulitnya, karena kulit mengandung banyak gizi dan antioksidan.

    4. Kiwi

    Kiwi sangat baik untuk penderita diabetes karena mengandung banyak vitamin C, kalium, dan antioksidan, serta banyak serat.

    5. Jambu Biji

    Karena banyaknya serat dan anstioksidan yang terkandung dalam biji biji, penderita diabetes dapat mengonsumsi biji biji untuk menurunkan kadar gula darah, serta membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.

    6. Pir

    Pir sangat baik untuk penderita diabetes karena mengandung banyak nutrisi seperti vitamin K, antioksidan tinggi, dan air. Selain itu, kandungan seratnya membantu menyehatkan pencernaan.

    7. Jeruk

    buah ini salah satu buah yang cukup akrab dan disukai karena banyak digunakan sebagai hidangan pencuci mulut dan dalam berbagai macam olahan makanan atau minuman. Jeruk sangat baik untuk penderita diabetes karena mengandung banyak air, kalium, asam folat, tiamin, dan vitamin C. Kandungan kalium membantu mengontrol tekanan darah dan tiamin menurunkan kadar gula darah.

    Penderita diabetes harus mengontrol makanan mereka agar mereka tetap sehat dan segar. Oleh karena itu, mengonsumsi buah-buahan disarankan untuk orang yang menderita diabetes. Usahakan untuk mengonsumsi buah-buahan segar daripada manisan, buah-buahan dalam kaleng, atau buah-buahan yang telah dikeringkan karena jenis produk ini mengandung gula dan pemanis buatan.

    Referensi:

    Hoerudin, Indeks Glikemiks Buah dan Imolikasinya dalam Pengendalian Kadar Glukosa Darah. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian Vol 8 (2), 2012

    https://www.klikdokter.com/info-sehat/diabetes/ini-dia-daftar-buah-yang-aman-untuk-pengidap-diabetes, diakses pada 18 September 2023

     

  • CEMILAN SEHAT ADA SYARATNYA!  APA SAJA SIH?

    CEMILAN SEHAT ADA SYARATNYA! APA SAJA SIH?

    Semua orang suka ngemil, tetapi banyak orang menganggapnya buruk. Padahal, ngemil tidak sepenuhnya buruk jika kamu bisa mengakalinya agar kebiasaan ngemil dengan cemilan sehat. Ngemil tidak baik untuk beberapa orang, tetapi dapat membantu orang lain menghindari kelaparan.

    Meskipun rasa lapar menjadi motivasi utama untuk ngemil, hal lain seperti lokasi, lingkungan sosial, waktu, dan ketersediaan makanan juga berkontribusi pada kebiasaan ngemil, menurut Healthline.

    Ngemil Menurut Penelitian

    Dalam sebuah penelitian, ketika orang yang obesitas ditanya tentang alasan mengapa mereka memilih makanan ringan yang tidak sehat, kebanyakan dari mereka menjawab bahwa hal itu merupakan godaan, diikuti oleh rasa lapar dan tingkat energi yang rendah. Oleh karena itu, salah satu syarat untuk membuat kebiasaan ngemil agar tetap sehat adalah selalu memiliki makanan ringan yang sehat.

    Dr. Adeline Devita, Marketing Manager Medis KALBE Nutritionals, menyatakan, “Tren kesehatan saat ini mengarahkan bahwa semua orang harus mengonsumsi cemilan sehat pada pagi dan sore hari, selain tiga makanan sehat baik sarapan, makan siang, dan makan malam. Setelah makan malam, makan penutup kecil atau makanan ringan juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh agar selalu dalam keadaan fit.”

    ika terlalu lama tidak makanan berat memungkinkan anda untuk makan porsi banyak. Oleh karena itu, kebiasaan ngemil juga dapat membantu menjaga tingkat kelaparan Anda tetap seimbang dengan membuat jeda antara makan berat dan makanan ringan.

    Memperpanjang waktu makan bukan berarti menambah porsi makan, tetapi untuk mempertahankan tingkat energi yang stabil sepanjang hari. Secara umum, dr. Adeline mengatakan bahwa “Jumlah kalori yang harus dikonsumsi setiap hari berkisar antara 1.800 kkal hingga 2000 kkal”. Jika lebih dari jumlah ini, lemak akan disimpan dan dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan.

    Selain itu, ia menyarankan untuk makan empat hingga lima kali sehari, setiap beberapa jam sekali, agar kadar gula darah tetap stabil untuk aktivitas.

    Dr. Adeline juga mengatakan bahwa memakan cemilan sehat dengan selingan atau makan porsi yang lebih kecil bisa membuat kita lebih berenergi dan fokus, dan metabolisme tubuh kita juga bisa bekerja lebih baik.

    Apa saja Syarat Cemilan Sehat?

    Cemilan yang sehat adalah cemilan yang mengenyangkan, bebas lemak, pewarna, dan pengawet. Contoh cemilan sehat adalah biji-bijian multigrain, yang tinggi serat dan baik untuk kesehatan. Menurutnya, penurunan kolesterol dalam darah adalah salah satu manfaat kesehatannya.

    Salah satu manfaatnya bagi kesehatan adalah bahwa banyak orang tidak suka mengonsumsi cemilan sehat karena rasanya hambar. Namun, sekarang dengan Almond Chips Anda dapat menikmati cemilan sehat dengan rasa yang enak.

    Dibuat dari bahan utama yakni tepung mocaf dan tepung almond, cemilan ini sangat cocok untuk kamu yang suka ngemil tapi takut berat badan naik. Selain rendah glikemiks dan free gluten, cemilan ini juga bebas telur dan bebas gula tebu.

     

    Referensi :

    https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1667/ngemil-sehat-siapa-takut, Diakses pada, 07September 2023

    https://www.healthline.com/nutrition, diakses pada : 05 September 203

    https://kalbenutritionals.com/, diakses pada : 04 September 203

  • Diet Gluten Free, Apa Saja yang Harus dihindari?

    Diet Gluten Free, Apa Saja yang Harus dihindari?

    Gluten adalah salah satu jenis protein yang ditemukan dalam gandum, rye, dan barley. Adanya gluten pada roti membantu membuatnya lebih mengembang dan membuatnya tetap lembut. Gluten free adalah salah satu diet yang tidak boleh mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Umumnya, diet ini dijalani oleh orang dengan penyakit celiac.

    Siapa saja yang perlu diet gluten free ?

    Gluten bukan masalah bagi sebagian besar orang. Namun, diet gluten free diperlukan untuk satu kondisi auto imun yakni mereka yang memiliki penyakit celiac.

    Celiac disease atau sering juga disebut gluten intolerance merupakan suatu penyakit dimana terjadi intoleransi terhadap gluten (sejenis protein), yang menyebabkan perubahan dalam usus halus sehingga terjadi gangguan penyerapan nutrisi yang masuk ke tubuh, sehingga tubuh tidakmendapatkan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini menyebabkan berbagai gangguan pada fungsi tubuh manusia seperti, sakit perut, diare, konstipasi, dan sakit kepala dalam beberapa kasus.

    Ada juga individu yang mengalami alergi gandum. Sistem kekebalan tubuh orang yang mengalami alergi gandum menganggap gandum sebagai zat yang berbahaya, yang menyebabkan reaksi alergi. Reaksi ini dapat menyebabkan gatal-gatal dan kesulitan bernapas. Namun, beberapa orang mencoba menerapkan diet ini setiap hari. Dikatakan bahwa diet ini lebih sehat, meningkatkan energi, dan memiliki kemampuan untuk menurunkan berat badan. Sayangnya, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa hal ini bermanfaat bagi tubuh.

    Makanan yang harus dihindari dalam diet gluten free

    Ada beberapa makanan yang harus dihindari selama program diet bebas gluten:

    1. Gandum
    2. Pati gandum
    3. Kulit gandum
    4. Rye (Gandum hitam)
    5. Tepung terigu
    6. Produk olahan gandum lainnya

    Adapula makanan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi yakni:

    1. Singkong
    2. Jagung
    3. Beras
    4. Kacang Polong
    5. Kentang
    6. Sagu
    7. Sorgum
    8. Kedelai
    9. Tapioka
    10. Nasi

    Jika Anda ingin tetap mengikuti diet gluten free, ada banyak alternatif yang dapat Anda gunakan untuk menggantikan tepung atau makanan yang mengandung gluten. Ini memungkinkan Anda makan makanan ini tanpa kehilangan nutrisi yang penting bagi Anda.

    Referensi : 

    Goi, Misrawatie, 2017 : Penanganan Gizi pada Celiac Disease. Health and Nutritions Journal, Volume III / Nomor 2, Hal  101

  • Kandungan Gizi Tepung Mocaf : Permata Tersembunyi dalam Nutrisi Bebas Gluten

    Kandungan Gizi Tepung Mocaf : Permata Tersembunyi dalam Nutrisi Bebas Gluten

    Dalam beberapa tahun terakhir, upaya untuk menemukan alternatif tepung yang lebih sehat dan bebas alergen dari tepung tradisional telah mengarah pada penemuan berbagai pilihan inovatif. Salah satu opsi yang semakin populer di kalangan kuliner dan kesehatan adalah tepung Mocaf. Dalam artikel ini, kita akan mengupas apa saja sih, kandungan gizi tepung Mocaf dan mengeksplorasi manfaat kesehatan potensialnya.

    Apa Itu Tepung Mocaf?

    Tepung Mocaf, singkatan dari “Modified Cassava Flour” atau Tepung Singkong yang dimodifikasi. Modifikasi singkong pada mocaf dilakukan dengan cara fermentasi oleh bakteri asam laktat. Fermentasi yang dilakukan mengubah karakteristik tepung sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku berbagai produk pangan. Tepung ini memiliki banyak  kelebihan, salah satunya yakni rendah glikemiks.

    Mocaf ditemukan oleh Prof. Ir. Achmad Subagio, M.Agr. dari Universitas Jember. Achmad Subagio terinspirasi dari pengolahan kentang di Belanda menjadi beberapa jenis tepung dan pati yang dapat digunakan sebagai bahan baku berbagai makanan. Beliau ingin menjadikan singkong yang merupakan pangan lokal dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan. Tujuan awal dari pembuatan mocaf ini adalah untuk menyejahterakan petani singkong.

    Kandungan gizi tepung mocaf per 100 gram adalah sebagai berikut:

    • Energi: 350 kkal
    • Protein: 1,2 gram
    • Lemak: 0,6 gram
    • Karbohidrat: 85 gram
    • Serat: 6 gram

    Kandungan gizi tepung mocaf yang paling menonjol adalah serat. Tepung mocaf mengandung serat yang lebih tinggi daripada tepung terigu. Serat sangat penting untuk kesehatan pencernaan. Serat juga dapat membantu menurunkan berat badan, mengontrol gula darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

    Selain serat, tepung mocaf juga mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin C yang lebih tinggi daripada tepung terigu. Kalsium penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Fosfor penting untuk metabolisme energi dan pembentukan sel-sel baru. Vitamin C merupakan antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Tepung mocaf juga mengandung fitoestrogen. Fitoestrogen adalah senyawa mirip estrogen yang dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis, penyakit jantung, dan kanker payudara.

    Berikut adalah beberapa manfaat tepung mocaf bagi kesehatan:

    • Meningkatkan kesehatan pencernaan
    • Membantu menurunkan berat badan
    • Mengontrol gula darah
    • Mengurangi risiko penyakit jantung
    • Membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas
    • Mengurangi risiko osteoporosis, penyakit jantung, dan kanker payudara

    Tepung mocaf dapat digunakan untuk berbagai macam makanan, seperti kue, roti, mie, nugget, dan bakso. Tepung ini juga dapat digunakan untuk membuat makanan yang rendah kalori dan gluten-free.

  • Cara Menghentikan Sugar Craving

    Cara Menghentikan Sugar Craving

    Sugar craving adalah keinginan yang kuat untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis. Hal ini dapat terjadi secara tiba-tiba atau berlangsung dalam jangka waktu lama.

    Penyebab Sugar Craving

    Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan sugar craving, antara lain:

    • Perubahan hormon. Perubahan hormon, seperti saat menstruasi, menopause, atau kehamilan, dapat menyebabkan peningkatan keinginan untuk mengonsumsi gula.
    • Stres. Stres dapat menyebabkan pelepasan hormon kortisol, yang dapat meningkatkan nafsu makan, termasuk nafsu makan akan gula.
    • Kurangnya tidur. Kurang tidur dapat menyebabkan perubahan hormon dan metabolisme, yang dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi gula.
    • Kecanduan gula. Kecanduan gula adalah kondisi di mana seseorang merasa sangat bergantung pada gula dan sulit untuk menahan keinginan untuk mengonsumsinya.
    • Kebiasaan. Kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman manis secara berlebihan dapat menyebabkan sugar craving.

    Sangat penting untuk mengetahui cara menghentikan keinginan terlalu banyak makan-makanan manis atau sering dikenal dengan istilah sugar craving, kebiasaan ini dapat membahayakan kesehatan Anda.

    Sebenarnya, mengonsumsi makanan manis tidak selalu buruk, asalkan tidak terlalu sering atau terlalu banyak. Hanya saja, orang yang mengalami sugar craving biasanya ingin makan makanan manis meskipun mereka tidak lapar, yang kemudian dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka.

    Tips Menghentikan Sugar Craving

    Ada beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk menghindari sugar craving, yaitu:

    1. Kurangi dengan perlahan

    Jika Anda telah lama menyukai makanan manis, tidak perlu untuk segera menghentikannya sepenuhnya secara mendadak. Anda masih dapat menikmatinya dalam jumlah yang lebih sedikit. Misalnya, jika Anda terbiasa makan satu bungkus kue cookies atau satu batang cokelat dalam sekali makan, cobalah mengurangi porsi makan Anda dengan mencicipi beberapa potongan atau bahkan setengah porsi saja.

    2. Cari Alternatif makanan lain

    Anda juga dapat mencoba menghindari makanan manis dengan mencari makanan alternatif yang lebih sehat. Misalnya, Anda dapat mengganti camilan yang banyak mengandung gula tambahan dengan makanan yang manis secara alami, seperti buah-buahan.

    Buah-buahan segar tidak hanya memiliki rasa manis yang sama, tetapi juga mengandung serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan dan mengontrol nafsu makan Anda.

    3. Cukupi kebutuhan serat

    Salah satu cara untuk menghentikan keinginan gula Anda adalah dengan memastikan Anda mendapatkan jumlah serat yang cukup setiap hari. Biji-bijian, kacang, buah-buahan, gandum, dan sayuran memiliki kandungan serat yang dapat membuat Anda kenyang lebih lama, mengurangi keinginan untuk selalu mengonsumsi makanan manis.

    Untuk mendapatkan hasil yang lebih sehat, cobalah menggabungkan makanan berserat dengan plain yoghurt, yaitu yoghurt tanpa perasa.

    4. Makan secara teratur

    Jika Anda biasanya makan hanya saat lapar, sebaiknya mulailah makan setiap empat hingga enam jam sekali. Tetap batasi porsi, hal ini akan membantu Anda mengontrol nafsu makan Anda dan mengontrol keinginan gula.

    5. Tidur yang cukup

    Setiap hari, tidurlah 7 hingga 9 jam agar tubuhmu tetap berenergi dan tidak tergoda untuk ngemil atau makan makanan manis. Anda juga bisa menggunakan sleep hygiene untuk meningkatkan kualitas tidur dan waktu tidur.

    6. Kelola stress dengan baik

    Stres dapat membuat Anda lebih sulit mengontrol nafsu makan, yang dapat memperburuk keinginan gula Anda.

    Anda harus mengurangi tingkat stres Anda dengan melakukan berbagai kegiatan yang kamu sukai, seperti menonton film, berjalan-jalan, atau berolahraga, agar asupan gula harian Anda tetap dalam batas aman.

    Sangat sulit untuk menghentikan sugar craving, namun hal yang paling penting adalah terus mencoba dan melakukannya secara bertahap.

     

    Referensi:

    Telgar, A. (2021). Sugar-The Sweet Silent Killer. Food and Agriculture Spectrum Journal, 2(01), pp 54−58. 

    World Health Organization (2019). Why Excess Sugar Is Bad for You — Limit Sugar for Healthier Life. 

    World Health Organization. Reducing Sugar Consumption to Prevent and Control Noncommunicable Diseases in the Eastern Mediterranean Region.

    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (2018)

Assalaamualaikum 😊