Alasan Berbuka dengan yang Manis Menurut Dokter

Alasan Berbuka dengan yang Manis Menurut Dokter

Rasulullah menganjurkan untuk berbuka dengan yang manis, salah satunya dengan kurma. Tetapi tahukah bahwa anjuran itu ternyata baik untuk kesehatan.

Melansir dari artikel yang dimuat detikhealth menyatakan bahwa Dr Kaseem Halmar dari University of Warwick, Inggris, mengatakan hampir 14 jam tubuh seseorang yang menjalani puasa tidak mendapatkan asupan cairan dan sari makanan. Itu membuat kadar gula dalam darah menurun dan menyebabkan lemas menjelang buka puasa.

Menurut Dr Kaseem, jika seseorang berbuka dengan makanan atau minuman yang manis akan menyeimbangkan kembali kadar insulin, sehingga bisa kembali memproduksi energi. Tetapi, ia mengingatkan untuk tetap ada batasan dalam mengkonsumsinya.

“Namun harus diingat, bahwa tetap ada batasan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis itu. Sekitar lima persen dari total jumlah asupan kalori yang dikonsumsi,” katanya yang dikutip dari Nutrition.org.uk, Sabtu (16/5/2020).

Salah satu menu buka puasa manis yaitu kurma, tetapi jika memakan kurma terus-terusan akan bosan. Saat ini ada inovasi Kurma isi terbaru di Indonesia yaitu perpaduan dari kurma premium yang diisi dengan bahan yang berkualitas tinggi seperti keju, coklat, almond, kelapa, mete. 

Qursyiban, cemilan khas ramadhan. Kurma isi yang biasa ditemui di turki sekarang sudah ada di indonesia dengan cita rasa nusantara. Rasanya juara dan memiliki market yang masih luas. Pas banget untuk berbisnis saat ramadhan biar nambah penghasilan. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Video Terbaru

Kontak Info

Copyright © 2021 Sendokibu | Created by Zanash ID
Receive the latest articles

Subscribe To Our Daily Article

Get notified about new articles