Kurma Kering dan Kurma Basah, Apa perbedaannya?

Kurma Kering dan Kurma Basah, Apa perbedaannya?

Kurma adalah buah manis berwarna cokelat yang populer saat bulan Ramadan dan Lebaran. Dia sering dijadikan sebagai makanan berbuka puasa ataupun bahan untuk membuat nabeez (infused water dari buah kurma). Jenis kurma muali dari yang basah hingga kering, semuanya bisa disesuaikan dengan kebtuhan.

Hal ini bukan tanpa alasan. Kurma terkenal kaya akan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Selain bisa menjadi mengembalikan energi yang hilang setelah berpuasa, kurma juga mengandung potasium dan kalium yang baik untuk penderita hipertensi. Kedua zat ini bisa membantu mengatur tekanan darah agar tetap stabil.

Ada dua jenis kurma yang sering ditemukan di pasaran, yakni kurma basah dan kering. Lalu apa saja perbedaan dari keduanya? Dilansir dari Livestrong, berikut perbedaan kurma basah dan kurma kering yang sering kamu konsumsi.

Perbedaan Kurma Kering Vs Kurma Basah 

  1. Tekstur dan kandungan air

Perbedaan paling mendasar dari kurma basah dan kurma kering, dapat dilihat dari tekstur keduanya. Kurma basah atau kurma segar mengandung sedikit air, sehingga bagian dalamnya masih basah.

Sedangkan kurma kering memiliki kadar air yang jauh lebih sedikit dari kurma basah. Masa simpannya pun lebih panjang dari kurma basah.

  1. Kandungan gula

Kandungan fruktosa (gula alami) yang ada dalam kurma kering akan lebih banyak daripada kandungan glukosanya. Sementara pada kurma basah justru sebaliknya.

  1. Kandungan kalori

Kurma kering mengandung lebih banyak kalori daripada kurma basah. Dalam 100 gram kurma kering mengandung 285 kalori. Sementara kurma basah, mengandung kalori yang lebih sedikit yakni antara 140-150 kalori.

  1. Makronutrien

Makronutrien adalah nutrisi besar yang dibutuhkan oleh tubuh. Pada kandungan protein dan lemak, perbedaan antara keduanya tidak terlalu jauh, namun kurma kering mengandung lebih banyak karbohidrat dan serat.

  1. Mikronutrien

Selain perbedaan jumlah makronutrien, kandungan mikronutrien seperti vitamin dan mineral pada dua jenis kurma ini juga berbeda. Kurma kering mengandung kalsium dan zat besi yang lebih banyak. Tetapi kurma basah mengandung lebih banyak vitamin C.

  1. Masa penyimpanan

Kurma basah biasanya bertahan hingga 8 bulan hingga 1 tahun jika disimpan dalam kulkas atau freezer. Sedangkan kurma kering bisa tahan hingga 1 tahun jika disimpan dalam wadah kedap udara dan tahan selama 5 tahun jika disimpan didalam freezer.

Memilih kurma tentunya menyesuaikan selera setiap orangnya. Khususnya untuk penderita diabetes. Untuk itu cobalah pilih kurma kering seperti kurma tunisia. Namun, jika bosan makan kurma dan ingin mencoba cita rasa baru. Qursyiban, hadir dengan kurma isi uniknya dan berbeda dari yang lainnya. Kurma isi Qursyiban takjil spesial ramadhan yang wajib dicoba. Kapan lagi makan kurma nuansa berbeda kalo bukan dengan Qursyiban?

cemilan lebaran : Kurma Isi Qursyiban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2024 Sendokibu | Created by Zanash ID
Assalaamualaikum 😊
Receive the latest articles

Subscribe To Our Daily Article

Get notified about new articles